Kotakata

Akhirnya kota ini menemukan kembali arah jalan yang telah lama ditinggalkan. Jejak sejarah mulai ditorehkan oleh harapan-harapan baru warga kota telah lama mendambakan perubahan.

Sejak 2008, begitu kencang terdengar semangat perubahan ini. Tak lelah terus berjuang mencintai kota ini dengan melakukan cara-cara tersendiri. Akhirnya Allah SWT memberikan ridho-Nya untuk kota ini. Penantian panjang dan perjuangan yang begitu gigih dari setiap warga kota akhirnya memasuki momentum yang dinanti.

Asa itu ada dan tampak nyata. Tak sedikit hal-hal dari perjuangan itu yang diganggu. Bersemangat akan perubahan ini bukanlah tindakan politis semata, justru hari ini lahir karena cita-cita warga kota yang mendambakan perubahan. Ini bukan kemenangan politik, tpi ini juga bukan kemenangan atas kelompok. Bijaksananya, ini merupakan kemenangan warga kota seutuhnya.

Banyak yang harap-harap cemas dengan kinerja kedepannya. Tapi, kita mesti melihat secara cermat dan terintegrasi. Pemenangan kembali kota ini bukanlah hal yang nyata tanpa ridho dari Yang Maha Kuasa. Berbanding lurus, optimis, bahwa Allah kelak akan menuntun kota ini menjadi juara indonesia, mengapa? Karena Ia telah meridhoi akan proses awal perubahan yang terjadi hari ini.

Tak banyak yang mungkin gegap gempita yang bisa terwakilkan. Tapi warga kota yang cerdas dan santun telah berhasil merebut kembali kotanya. Terdengar seperti keras lantang, namun beginilah kesyukuran kemenangan terhadap kapitalisme liberalis. Mengerdilkan para kanibal-kanibal kota yang berpangku tangan selama ini. Kemuakan sudah mencapai batasnya, mereka mempermainkan warga kota yang memiliki niat tulus untuk memperbaiki kota ini.

Warga ini rindu akan hijau kotanya. Warga ini juga rindu akan jiwa kota yang telah lama menghilang. Semoga hari ini menjadi momentum perjuangan warga untuk mencintai kotanya. Selamat untuk beliau-beliau yang telah berjuang sejak lama untuk kota ini. Bawa kembali keindahan yang terkubur.

Kembali mengitari dari ufuk timur dan ini belum saatnya tenggelam
Semangat gigih keyakinan terhadap kekuasaan Allah menuntun pada hal diluar eksperasi

Kota ini terlalu indah untuk disakiti
Kota ini terlalu suci untuk dikotori

Sama seperti fitrah yang lain, dimana ia akan menemukan kembali lentera jalannya
Hal-hal kecil yang terkumpul kini menjadi kapal besar yang siap menagrungi samudra
Kapal yang siap menerjang ombak hingga merapat ke dermaga dengan gagahnya

Kota yang tak pernah padam, kota yang akan selalu mengkreatifkan diri
Kota yang punyamsejarah panjang, kota yang mulai berbenah

“Keep Calm and Take Our Beloved City Back!”

Advertisements

About fajarikhwan

I was born in Bandung. Graduated from Department of Architecture, National Institute of Technology (Itenas), Bandung in 2010. Began the career at architecture office in Bandung. Now, I'm working at GFAB architects in Denpasar, Bali, Indonesia. I also had an interest in photography and graphic designs much.

2 comments

  1. videl

    well said! kota untuk semua, semua untuk kota ini.

  2. Thx del 🙂 kota untuk semua..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: